Category Archives: Obstetri Ginekologi

sectio caesarea

PENDAHULUAN

 Istilah sectio caesarea berasal dari perkataan Latin caedere yang artinya memotong. Pengertian ini semula dijumpai dalam Roman Law (Lex Regia) dan Emperor’s Law (Lex Caesarea) yaitu undang-undang yang menghendaki supaya janin dalam kandungan ibu-ibu yang meninggal harus dikeluarkan dari dalam rahim. Jadi sectio caesarea tidak ada hubungannya sama sekali dengan Julius Caesar. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Obstetri Ginekologi

Bayi kembar / Gemelli

DEFINISI

        Gemelli merupakan Bahasa Italia yang berarti kembar dua (kembar), yang disebut juga twins dalam Bahasa Inggris. 

ETIOLOGI

Janin kembar umumnya terjadi akibat pembuahan dua ovum yang berbeda yaitu kembar ovum-ganda, dizigotik, atau fraternal. Sekitar sepertiga janin kembar berasal dari satu ovum yang dibuahi, kemudian membelah menjadi dua struktur serupa, masing-masing berpotensi berkembang menjadi individu terpisah, yaitu kembar ovum tunggal, monozigotik, atau identik. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Obstetri Ginekologi

Anemia Pada Kehamilan

 DEFINISI

Anemia adalah merupakan suatu keadaan dimana terjadi pengurangan jumlah sel darah merah, kuantitas hemoglobin dan volume pada sel darah (hemotokrit) per 100 ml darah. Continue reading

1 Comment

Filed under Obstetri Ginekologi

GANGGUAN DAN CARA PENATALAKSANAAN PADA MASA NIFAS

Gangguan rasa nyeri dan ketidaknyamanan

1.After pains / kram perut

Karena adanya serangkaian kontraksi dan relaksasi yang terus menerus dari uterus. Sering dijumpai pada para multigravida / paritas banyak dan wanita menyusui.

Cara mengurangi After Pains :

  • Kosongkan kandung kemih
  • Tidur tengkurap dengan bantal dibawah perut
  • Berikan analgetik bila terasa sangat nyeri.

Continue reading

Leave a Comment

Filed under Obstetri Ginekologi

PENANGANAN SEKSIO SESAREA PADA PERSALINAN KALA II LAMA

Persalinan atau partus adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup, dari dalam uterus melalui vagina atau jalan lain ke dunia luar.

Partus dibagi menjadi 4 kala  :

  • Kala I atau kala pembukaan servix (1-10cm).
  • Kala II atau kala pengeluaran, adalah tahap pengeluaran janin berawal saat pembukaan servix telah lengkap dan berakhir dengan keluarnya janin.
  • Kala III atau kala uri, adalah terlepasnya placenta dari dinding uterus dan di lahirkan.
  • Kala IV, adalah masa 1 jam sejak plasenta lahir.

Continue reading

Leave a Comment

Filed under Obstetri Ginekologi