Category Archives: Ilmu Kesehatan Anak

Perilaku Bayi Baru Lahir

Setiap bayi merupakan suatu individu, dia akan berbeda dengan yang lain dalam hal : cara melihat, merasakan gerakan, reaksi dan responnya terhadap keluarga, contohnya beberapa bayi menghisap lebih baik dibanding yang lain, sebagian akan bangun lebih lama dan sering, sebagian member respon lebih aktif terhadap rangsang dan sebagian lebih mudah ditenangkan.

                                 babyy

Setiap orang tua, dokter atau perawat serta setiap orang yang merawat bayi seyogyanya mengetahui dan memahami tentang newborn behavior atau perilaku bayi, agar selain dapat jalin hubungan komunikasi dengan bayi, juga dapat mengetahui kebutuhan bayi serta bahaya yang dialaminya. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Kolik pada Bayi ASI

                                                 baby

Kolik merupakan salah satu misteri alam. Tak seorang pun tahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi setiap orang punya pendapat. Dalam situasi tertentu, bayi mulai seringkali menangis sekitar dua sampai tiga minggu setelah lahir. Ini terjadi terutama di malam hari, dan akhirnya berhenti saat bayi berusia sekitar tiga bulan (kadang-kadang lebih). Ketika bayi menangis, ia sulit sekali ditenangkan, meskipun digendong, ditimang atau diajak jalan-jalan, tapi hanya sementara. Bagi yang bayi dapat disebut kolik, penting untuk dipastikan bahwa dia memiliki berat badan baik dan sehat. Namun, bahkan bayi yang memiliki pertambahan berat badan yang baik, kadang-kadang menangis karena dia masih lapar. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Panduan Umum MPASI Metode WHO

Poin-poin penting Infant and Young Child Feeding dari WHO terbagi atas 7 aspek: Age, Frequency, Amount, Texture, Variety, Active/Responsive dan Hygiene (disingkat AFATVAH). Mari kita bahas bersama-sama setiap aspeknya berikut ini ya 🙂

AGE atau USIA: MPASI diberikan pada saat yg tepat, yaitu usia 6 bulan. Jika MPASI diberikan sebelum usia 6 bulan resikonya antara lain adalah sebagai berikut:
Pemberian makan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit. Hal ini disebabkan sistem imun bayi kurang dari 6 bulan belum sempurna. Pemberian MPASI dini sama saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman, apalagi jika tidak disajikan higienis. Hasil riset terakhir di Indonesia menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan MPASI sebelum ia berumur 6 bulan, lebih banyak terserang diare, sembelit, batuk-pilek, dan panas dibandingkan bayi yang hanya mendapatkan ASI Eksklusif.
Menyulitkan ibu mempertahankan produksi ASI karena bayi yang sudah mendapatkan MPASI biasanya akan berkurang kebutuhan menyusunya Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Jadwal Imunisasi Rekomendasi IDAI 2014

Tujuan

•Mengetahui jadwal imunisasi 2014
•Mengetahui perubahan baru pada jadwal 2014
•Mengetahui kesalahan umum dalam aplikasi jadwal imunisasi

Pembaharuan
• Perlunya update
• Rapat Satgas Imunisasi September 2013
• PermenkesRI no 42 tahun 2013 tentang penyelenggaran imunisasi  Continue reading

1 Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

MANAJEMEN ASIP

PRINSIP DASAR MANAJEMEN ASIP

  • Semakin dingin suhu tempat penyimpanan, maka semakin lama juga ASIP dapat disimpan
  • Hindari peningkatan/penurunan suhu secara drastis
  • ASIP hanya boleh menjalani satu kali pembekuan, satu kali pencairan, dan satu kali penghangatan. Sehingga, ASIP beku yang sudah mencair tidak boleh dibekukan lagi, ASIP yang sudah dihangatkan tidak boleh dihangatkan lagi
  • Masukkan ke Freezer HANYA JIKA akan digunakan lebih dari 8 hari. Continue reading

Leave a Comment

January 2, 2014 · 5:45 am

UJI FUNGSI PARU

Uji fungsi paru perlu dilakukan untuk menilai beratnya asma serta menilai hasil pengobatan. Pada pasien yang dirawat, pengukuran spirometri volume paksa (forced expiratory volume = FEV 1) lebih disukai daripada aliran ekspirasi puncak (peak expiratory flow rate = PEFR ). Akan tetapi pengukuran PEFR lebih praktis dilakukan pada pasien yang berobat jalan yang dapat dikerjakan di rumah bila diperlukan pemeriksaan berkala. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Hipotiroid Kongenital

Penyebab hipotiroid paling sering di seluruh dunia adalah defisiensi yodium yang merupakan komponen pokok tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Anak yang lahir dari ibu dengan defisiensi yodium berat akan mengalami hipotiroid yang tidak terkompensasi karena hormon tiroid ibu tidak dapat melewati plasenta sehingga memberikan manifestasi kelainan neurologis pada saat lahir.

Banyak faktor yang berperan pada hipotiroid sehingga gambaran klinisnya sangat bervariasi. Terjadinya hipotiroid tidak dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial ekonomi maupun iklim dan tidak terdapat predileksi untuk golongan etnis tertentu. Umumnya kasus hipotiroid muncul secara sporadik. Faktor genetik hanya berperan pada hipotiroid tipe tertentu yang diturunkan secara autosomal resesif.

ETIOLOGI

Hipotiroid primer permanen

Disgenesis kelenjar tiroid : aplasia, hipoplasia, kelenjar tiroid ektopik

Dishormonogenesis : kelainan proses sintesis, seksresi dan utilisasi hormone tiroid sejak lahir. Dishormogenesis disebabkan oleh defisiensi enzim yang diperlukan dalam sintesis hormone tiroid. Kelainan ini diturunkan secara autosomal resesif. Kelainan ini mencakup 10% kasus hipotiroid kongenital.

  Kelainan ini terjadi karena:

  1. Kelainan reseptor TSH
  2. Kegagalan menangkap yodium
  3. Kelainan organifikasi
  4. Defek coupling
  5. Kelainan deiodinasi
  6. Produksi tiroglobulin abnormal
  7. Kegagalan sekresi hormone tiroid
  8. Kelainan reseptor hormone tiroid perifer

Ibu mendapat pengobatan yodium radioaktif

Preparat yodium radioaktif yang diberikan pada ibu dengan kanker tiroid atau penyakit Graves setelah usia gestasi 10 minggu melewati plasenta, selanjutnya ditangkap oleh tiroid janin sehingga mengakibatkan “ablasi tiroid”. Keadaan ini juga dapat menimbulkan stenosis trakea dan hipoparatiroid. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Gangguan akibat kekurangan Yodium

      Defisiensi yodium merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia karena sejumlah besar masyarakat di dunia hidup di daerah yang tanahnya kekurangan yodium. Hilangnya yodium dari tanah terjadi selama berabad-abad akibat erosi oleh salju, air dan hujan deras. Defisiensi yodium biasanya terdapat di daerah pengunungan, baik di Eropa, Asia, Amerika, maupun Afrika. Meskipun demikian, banyak juga daerah lembah lembah sungai yang juga mengalami defisiensi yodium, seperti daerah lembah sungai Gangga di India, Irawadi di Burma, dan Songkala di Cina Utara.

Defisiensi yodium dalam tanah mengakibatkan defisiensi yodium pada produk tanaman yang tumbuh di tanah tersebut. Begitu pula pada kondisi air tanah di daerah setempat. Akibatnya, populasi yang hidup di daerah tersebut dan yang hanya bergantung pada hasil pertanian setempat akan terjebak dalam keadaan defisiensi yodium.

Akibat terpuruk defisiensi yodium adalah kerusakan otak dan retardasi mental yang ireversibel. Masyarakat yang hidup di daerah dengan kekurangan yodium berat dapat memiliki Intelligent Quotient (IQ) sampai 13.5 poin lebih rendah dibandingkan dengan populasi setara yang tidak mengalami kekurangan yodium. Defisiensi mental ini secara langsung berakibat buruk pada kemampuan belajar, kesehatan reproduksi, kualitas hidup masyarakat dan produktivitas ekonomi.

Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Hipoglikemia pada anak

Hipoglikemia lebih sering terjadi pada bayi baru lahir dibandingkan anak yang lebih besar. Kadar glukosa darah yang normal terjadi karena adanya keseimbangan antara penyediaan glukosa dalam darah dengan pemakaiannya oleh tubuh. Bila terjadi gangguan pada keseimbangan ini, maka dapat terjadi hipoglikemia atau sebaliknya hiperglikemia. Hipoglikemia merupakan keadaan yang berbahaya karena glukosa merupakan kebutuhan pokok otak. Secara klinis hipoglikemia dibedakan menjadi simtomatik (dengan gejala) dan asimtomatik (tanpa gejala). Risiko kerusakan otak lebih tinggi pada hipoglikemia simptomatik daripada hipoglikemia asimptomatik. Continue reading

1 Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak

Gagal Tumbuh (Failure to Thrive)

Pertumbuhan merupakan salah satu ciri khas pada masa anak. Mengenal masalah pertumbuhan pada baypi dan anak merupakan tantangan bagi semua dokter, terutama dokter anak. Gagal tumbuh merupakan suatu kondisi dengan etiologi yang bervariasi dan berhubungan dengan komplikasi di kemudian hari, oleh karenanya setiap dokter harus dapat mengenal dan menangani gagal tumbuh secara tepat untuk menurunkan resiko atau komplikasi jangka panjang. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Ilmu Kesehatan Anak