SIKLUS SEKSUAL PADA MAMALIA BETINA

OVUM

Bagian-bagian yang aktif terdiri : inti, mitokondria, lisosom, badan golgi

Bagian-bagian yang pasif : yolk (kunir) untuk cadangan makanan bagi embrionya, lemak, glikogen

Bagian telur yang dekat dengan nukleus, terletak pada bagian sitoplasma aktif disebut : KUTUB ANIMALIS (POLA ANIMALIS). Bagian lain yang berlawanan letaknya dan banyak mengandung bahan makanan disebut KUTUB VEGETALIS (POLA VEGETALIS). Pada umumnya nukleus/inti sel telur tidak ditengah sel tetapi pada bagian sitoplasma aktif.

SIKLUS SEKSUAL PADA MAMALIA BETINA

Berdasarkan pada perubahan-perubahan yang terjadi pada ovarium :

A. Fase Follikuler

Yaitu perkembangan folikel sel sampai folikel graaf. disebut juga fase proestrus.

Ciri-cirinya : tanpa ovulasi, perkembangan folikel cepat, dibebaskan estrogen yang menstimulasi fase berikutnya.

B. Fase Estrus

Merupakan klimaks fase follikuler.

Ciri”nya : betina siap menerima yang jantan, biasanya terjadi ovulasi.

Kalau perkawinan sukses bisa diikuti kehamilan, kalau tidak terjadi pseudopregnancy.

Pada anjing, pseudopregnancy dapat diperpanjang kalau perkawinan belum juga dilaksanakan.

C. Fase Luteal

Periode Metestrus (Postestrus)

Ciri-cirinya : – sebagai kelanjutan periode estrus

– terjadinya segera setelah ovulasi (bila tak ada fertilisasi)

– pembuahan seringkali tidak sukses (non fertilecycle)

–  ovarium mengandung corpus luteum

– leukosit tmbul, banyak dalam rongga vagina

D. Periode Diestrus

Ciri ” nya :

  • tak ada kehamilan
  • ovarium dan organ organ asesoris reproduksi mengalami kemunduran secara bertahap disebut sexually resting (masa istirahat seksual)

Untuk menentukan atau mengetahui hewan betina sedang berada dalam siklus mana, maka ada suatu cara dengan usapan vagina (vaginal smear) dari hewan tersebut.

Tanda-tandanya adalah :

  1. Proestrus : lekosit dan epitel berkurang; epitel bertanduk mulai ada
  2. Estrus : Lekosit dan epitel hilang semua, banyak epitel bertanduk yang besar-besar
  3. Metestrus (Postestrus) : lekosit dan epitel berinti tampak lagi; Epitel bertanduk lama-lama hilang
  4. Diestrus `: Lekosit dan epitel berinti tersebar homogen

Jangka waktu dari keempat stadium ini bervariasi pada macam-macam jenis mamalia :

  1. Monoestrus : Jangka waktu siklus seksualnya 1 tahun, contoh : harimau, serigala
  2. Diestrus : Jangka waktu siklus seksualnya 1/2 tahun, contoh kucing, anjing
  3. Poliestrus ; dalam 1 tahun terjadi beberapa siklus, contoh tikus putih. hewan poliestrus inilah yang biasa digunakan sebagai hewan percobaan di laboratorium.

 

Leave a Comment

Filed under Obstetri Ginekologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *